Fokus Kita

Kalau kita fokus dengan tujuan, fokus dengan narasi, dan fokus dengan ide ide besar untuk kemajuan Indonesia.

Maka kita akan lupa bahwa kita punya banyak kekurangan. Karena sejatinya setiap orang punya kekurangan, bahkan setiap partai juga punya kekurangan.

Kalau kita terus fokus dengan tujuan tujuan besar kita dalam berpolitik. Maka kita akan terus jalan. Terus melangkah.

Berulangkali saya pernah menulis, bahwa partai politik sejatinya hanya wadah untuk berbuat. Sejatinya semua amal amal kita ini adalah pembuktian cinta kita kepada Indonesia. Tanah air kita yang ingin kita ubah menjadi negara yang jauh lebih baik.

Partai Politik hanya wadah, tidak lebih. Maka mensucikan partai dan menjadikan partai sebagai alat mencapai ambisi ambisi pribadi dengan cara cara yang tidak elegan adalah kesalahan fatal.

Kalau kita fokus pada kekurangan, maka kita akan terus merawat pesimisme. Kita akan terus gaduh tanpa isi dan hanya akan terus memamerkan kebodohan dan kekanak-kanakan.

Partai lama pun memiliki 1000 kekurangan, partai senior pun memiliki 1000 kekurangan. Hanya mereka sudah lebih sedikit stabil, karena mereka sudah punya logistik yang mereka curi dari negara lewat pejabat pejabat nya. Kita jangan mengikuti rute itu. Rute yang salah.

Partai lama pun memiliki seribu kekurangan, mereka juga kekurangan tokoh, kekurangan uang, lebih parahnya lagi mereka sudah terbukti banyak yang stagnan karena gak memiliki tawaran ide apapun kepada rakyat.

Kalau kita fokus dengan kekurangan, maka energi kita akan terbongsai. Mengecil dan tidak bersemangat. Ini karena orientasi berpolitik sejak awal sudah salah.

Sejatinya, tujuan besar dalam berpolitik adalah untuk mengabdi kepada negara. Membuktikan kecintaan kepada negara dengan kontribusi ril di dunia politik.

Segala sesuatu yang berkaitan dengan organisasi, itu sifatnya hanya teknis bukan substansi. Itu sifatnya hanya seremonial adminstratif. Bukan tujuan akhir berpolitik.

Semua partai memiliki kekurangan, tapi sebagai partai baru, kita harus terus melangkahkan dengan cara kita sendiri, dengan cara cara yang konstitusional yang konsisten. Walaupun mungkin belum terlalu populer.

Sebagai partai baru, kita hanya bernegosiasi dengan perbaikan sistem. Bukan bernegosiasi dengan oknum. Sistem diatas segalanya. Oknum bisa berubah dan bisa datang dan pergi.

Partai modern harus terus fokus dengan narasi narasi besar nya untuk terus merawat keoptimisan dalam melihat Indonesia. Dan mental inilah nanti yang kita akan wariskan kepada generasi selanjutnya.

Semua kita memiliki kekurangan, saya memiliki kekurangan, bahkan ketua umum partai dengan semua fungsionaris pusat juga tidak luput dari banyak kekurangan.

Tapi justru karena banyak kekurangan itulah. Jika kita terus bersatu padu dalam bekerja dan terus menguatkan komitmen menjadi partai besar dan berpengaruh kelak esok hari. Maka kita akan terus bekerja untuk Indonesia.

Kalau kita bertanggung jawab atas apa yang kita katakan, apa yang kita lakukan, dan kita bertanggung jawab atas apa yang kita yakini. Maka kita jalan.

Tengku Zulkifli Usman ✓
Jubir Nasional Pemenangan Pemilu Partai Gelora Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *