76 Tahun Indonesia Merdeka, Indonesia Optimis

17 Agustus 2021
@irfanenjo
-Tim Narasi Arah Baru & Kabid Komunikasi DPW Gelora Jakarta-

Menurut Anis Matta, Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, pemerintahan yang tidak kompeten, kepercayaan publik yang rendah dan kepemimpinan yang lemah adalah sebab-sebab negara gagal di era pandemi. Krisis kesehatan kemudian ke krisis sosial, krisis ekonomi dan ujungnya krisis politik. Libanon, Tunisia, Afghanistan dan juga Malaysia sedang mengalaminya.

Hari kemerdekaan Indonesia yang ke-76 ini adalah momentum bagi Indonesia untuk melakukan segala daya dan upaya agar krisis ini tidak berujung pada negara gagal yang akhirnya menjadi krisis politik.

Anis Matta selalu mengulang-ulang bahwa kita tidak boleh berhenti mencari inspirasi dari agama dalam mencari solusi persoalan bangsa. Apalagi dalam situasi krisis ini, tingkat religiusitas manusia Indonesia meningkat drastis, keberagamaan rakyat semakin tinggi, harapan yang dibangun dalam konstruksi agama lebih memberikan rasa percaya dan ketenangan bagi manusia, di tengah keterbatasan manusia dalam mengatasi krisis.

Menurut Anis Matta paling tidak ada 4 hal yang menjadi prinsip membangun optimisme di tengah krisis :

Pertama, Ketenangan.
Ketenangan memang tidak bisa merubah situasi atau menghilangkan krisis tetapi ketenangan dibutuhkan untuk membangun kepercayaan diri untuk menghadapi tantangan dan krisis.

Kedua, Keuletan
Keuletan adalah bagaimana mencapai tujuan besar dengan sumber daya yang sedikit. Membangun performa maksimal dengan sumberdaya terbatas.

Ketiga, Keterarahan
Keterarahan adalah fokus pada peluang dan kekuatan yang dimiliki. Keterbatasan pasti ada tetapi tidak fokus pada itu. Tapi fokus bagaimana mencapai tujuan-tujuan besar denga sumberdaya yang dimiliki.

Keempat, Kebangkitan
Kebangkitan adalah bagaimana kita terus membangun kemampuan tanpa henti sampai tujuan tercapai.

Kemerdekaan yang kita peringati hari ini adalah wujud dari ketenangan yang melahirkan keyakinan utk merdeka. Keuletan dalam mencapai kemerdekaan walau hanya dengan bambu runcing. Keterarahan dimana fokus pada kemampuan diri sendiri dan selalu mengintai kelemahan penjajah. Kebangkitan dimana selalu optimal membangun kekuatan dalam meraih kemerdekaan.

Jadi, hari ini kibarkan merah-putih, katakan “Jangan Menyerah! ‚ĶIndonesia Optimis!”
Dengan Rahmat Allah; Indonesia Sehat, Indonesia Kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *